Logo RSSH
MEMUAT
INFO Selamat Datang di Website Resmi RS Soeharto Heerdjan    |    Pendaftaran Rawat Jalan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi atau tombol Daftar Online di atas    |    Layanan Poli Eksekutif beroperasi setiap hari kerja untuk kenyamanan Anda.

BULETIN

RS Soeharto Heerdjan Gelar Workshop TMS Clinical Excellence, Perkuat Kompetensi Tenaga Medis dalam Layanan Neuropsikiatri

RS Soeharto Heerdjan Gelar Workshop TMS Clinical Excellence, Perkuat Kompetensi Tenaga Medis dalam Layanan Neuropsikiatri

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Rumah Sakit Soeharto Heerdjan (RSSH) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kompetensi tenaga kesehatan dan memperkuat mutu layanan kesehatan jiwa melalui kegiatan Workshop TMS Clinical Excellence: Protokol, Targeting, dan Manajemen Keamanan Pasien.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di RS Soeharto Heerdjan, ini diselenggarakan secara klasikal onsite dan diikuti oleh tenaga medis dari berbagai rumah sakit.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas profesional tenaga kesehatan dalam pemanfaatan Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) sebagai salah satu teknologi dalam layanan neuropsikiatri. RS Soeharto Heerdjan sendiri telah mengembangkan layanan elektrofisiologi yang mencakup TMS, Electroconvulsive Therapy (ECT), dan Neurofeedback. 

Hadirkan Narasumber Berpengalaman

Workshop menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang psikiatri dan layanan neuropsikiatri, yaitu:

  • dr. Ayesha Devina, Sp.KJ, Subsp. E.N.P.-K
  • Dr. dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ, Subsp. AR(K)., M.A.R.S.
  • dr. Isa Multazam Noor, Sp.KJ, Subsp. AR(K) 

Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta, tidak hanya mengenai teori TMS, tetapi juga penerapannya dalam praktik klinis.

Secara khusus, materi workshop berfokus pada tiga aspek utama, yakni protokol, targeting, dan manajemen keamanan pasien. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan penggunaan TMS dilakukan secara tepat, terukur, aman, dan sesuai dengan kebutuhan klinis pasien.

Memperkuat Pemahaman tentang Protokol dan Targeting TMS

TMS merupakan salah satu pendekatan neuromodulasi non-invasif yang digunakan dalam layanan kesehatan jiwa berdasarkan indikasi medis. Dalam penerapannya, pemilihan protokol dan penentuan target stimulasi menjadi bagian penting yang perlu dipahami oleh tenaga kesehatan.

Melalui workshop ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan mengenai prinsip penggunaan TMS, pemilihan protokol, penentuan area targeting, serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan sebelum dan selama pelaksanaan terapi.

Kegiatan pembelajaran yang menggabungkan pemaparan materi, diskusi, dan pembahasan kasus diharapkan dapat membantu peserta menghubungkan konsep ilmiah dengan kebutuhan praktik pelayanan di rumah sakit.

Katalog pelatihan RSSH juga menempatkan kompetensi TMS pada pemahaman prinsip kerja dan indikasi, penentuan area targeting sesuai protokol klinis, penerapan prosedur dengan memperhatikan standar keamanan, serta monitoring dan evaluasi respons pasien. 

Keselamatan Pasien Menjadi Prioritas

Selain aspek teknis, keselamatan pasien menjadi salah satu perhatian utama dalam workshop. Penggunaan teknologi medis dalam layanan kesehatan jiwa membutuhkan pemahaman yang baik mengenai skrining pasien, prosedur pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi respons pasien.

Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen RSSH untuk menghadirkan pelayanan kesehatan jiwa yang profesional, berbasis ilmu pengetahuan, serta berorientasi pada keselamatan dan hak pasien. Dalam pengembangan layanan kesehatan jiwa modern, RSSH juga terus mendorong penerapan teknologi medis dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan mutu pelayanan. 

Wadah Berbagi Pengetahuan Antar Rumah Sakit

Keikutsertaan tenaga medis dari berbagai rumah sakit menjadikan workshop ini tidak hanya sebagai forum pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan layanan TMS.

Interaksi antarpeserta memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam pelayanan, kebutuhan pasien, penerapan prosedur, hingga upaya menjaga keamanan dan kualitas terapi.

Kolaborasi dan penguatan jejaring profesional seperti ini penting untuk mendorong pemerataan pengetahuan dan kompetensi di bidang layanan kesehatan jiwa, khususnya dalam pemanfaatan teknologi neuropsikiatri.

RSSH Dorong Pengembangan Layanan Neuropsikiatri

Sebagai rumah sakit yang berfokus pada pelayanan kesehatan jiwa, RS Soeharto Heerdjan terus mengembangkan berbagai layanan untuk mendukung kebutuhan pasien. Layanan elektrofisiologi menjadi salah satu bagian dari pengembangan layanan neuropsikiatri RSSH, dengan dukungan teknologi seperti TMS, ECT, dan Neurofeedback. 

Melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan seperti TMS Clinical Excellence, RSSH tidak hanya berupaya meningkatkan kapasitas internal, tetapi juga membuka ruang pembelajaran bagi tenaga kesehatan dari berbagai institusi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi RS Soeharto Heerdjan sebagai salah satu pusat pengembangan layanan neuropsikiatri yang mengedepankan kompetensi, inovasi, keselamatan pasien, dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

RS Soeharto Heerdjan — Inovasi Neurosains untuk Kesehatan Jiwa yang Lebih Baik.

Leave Comment

Please login first